๐
Rabu, 27 Mei 2026
โ๏ธ Oleh: Drs. H. Fathur Rochim, S.Pd.I, M.SI
ย
KHUTBAH PERTAMA
ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑู. ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑู. ููุจููุฑูุง ููุงููุญูู ูุฏู ููููููู ููุซููุฑูุงุ ููุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ุจูููุฑูุฉู ููุฃูุตูููุงู. ููุง ุฅููููู ุฅููุงูู ุงููููุ ููุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููููููููู ุงููุญูู ูุฏู.
ุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุงููุฎูุงูููู. ููุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ุฃูููุถููู ุงููุฎููููู ููุงููุฎูููุงุฆููู. ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ุงููู ููููุงููุ ุงูููุฐูู ุฃูููุนูู ูููุง ุจูููุนูู ูุฉู ุงููุฅูุณูููุงู ู ููุงููุฅููู ูุงูู. ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ููุญูุจููุจูููุง ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููุ ุฅูููู ุฌูู ููุนู ุงููุฅูููุณู ููุงููุฌูุงููู. ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููุชูุงุจูุนููููู ู ุฅูููู ุขุฎูุฑู ุงูุฒููู ูุงูู. ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุฃููููููุง ุงููููุงุณู! ุฃููุตููููู ู ููููููุณูู ุจูุชูููููู ุงููููุ ููููุฏู ููุงุฒู ุงููู ูุชููููููู.
ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู ููู ููุชูุงุจููู ุงููููุฑููู
ู:
ุฃูุนููุฐู ุจูุงูููู ู
ููู ุงูุดููููุทูุงูู ุงูุฑููุฌููู
ู
ููููู ููุง ุจูููุบู ู ูุนููู ุงูุณููุนููู ููุงูู ููุง ุจูููููู ุฅููููู ุฃูุฑูู ููู ุงููู ูููุงู ู ุฃููููู ุฃูุฐูุจูุญููู ููุงููุธูุฑู ู ูุงุฐูุง ุชูุฑูู ููุงูู ููุง ุฃูุจูุชู ุงููุนููู ู ูุง ุชูุคูู ูุฑู ุณูุชูุฌูุฏูููู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููููู ู ููู ุงูุตููุงุจูุฑูููู
ย
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah…
Di pagi yang agung ini, di hari yang dipenuhi gema takbir dan kerinduan kepada Allah, di atas mimbar ini khatib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada segenap jamaah sekalian: marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa.
Taat ketika lapang, sabar ketika sempit, bersyukur ketika diberi nikmat, dan tetap bersujud ketika hati sedang hancur oleh ujian kehidupan. Karena sesungguhnya hidup ini bukan tentang siapa yang paling kaya, bukan tentang siapa yang paling dihormati manusia, tetapi hidup ini adalah tentang siapa yang paling dicintai Allah.
Hadirin rahimakumullah…
Hari ini manusia memakai pakaian terbaiknya, anak-anak tersenyum riang, keluarga berkumpul penuh kebahagiaan. Namun sesungguhnya hari raya Idul Adha bukan hanya tentang daging kurban, bukan pula sekadar tentang sapi dan kambing yang disembelih. Idul Adha adalah tentang hati, tentang keikhlasan, tentang pengorbanan, dan tentang air mata seorang hamba yang rela kehilangan apa yang paling ia cintai demi Allah.
ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููููููููู ุงููุญูู ูุฏู
Mari kita bayangkan sosok seorang ayah tua bernama Nabi Ibrahim โalaihissalam. Beliau telah lama menunggu kehadiran seorang anak, puluhan tahun beliau menanti, rambut telah memutih, dan tubuh telah melemah. Lalu Allah menghadiahkan seorang anak yang sangat dicintainya… Ismail namanya. Betapa bahagianya Ibrahim, betapa sayangnya beliau kepada putranya.
Namun, ketika cinta itu sedang tumbuh begitu dalam, Allah justru menguji beliau. Dalam tidurnya, beliau mendengar perintah:
ููุง ุฅูุจูุฑูุงูููู
ู ุงูุฐูุจูุญู ููููุฏููู
“Wahai Ibrahim, sembelih anakmu.”
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah…
Betapa berat ujian itu. Kalau hari ini kita kehilangan harta, kita menangis. Kehilangan pekerjaan, kita sedih. Kehilangan orang yang kita cintai, hati kita hancur. Tetapi Ibrahim diperintah menyembelih anaknya sendiri; anak yang sangat lama dinanti, anak yang menjadi penyejuk mata, anak yang menjadi harapan hidupnya.
Namun lihatlah jawaban dan keteguhan hati seorang Nabi yang dipenuhi iman…
ููููู
ููุง ุฃูุณูููู
ูุง ููุชูููููู ููููุฌูุจูููู
“Maka tatkala keduanya berserah diri kepada Allah…” (QS. Ash-Shaffat: 103)
Ayah pasrah… Anak pun pasrah…
Ismail berkata dengan lembut namun tegas kepada ayahnya:
ููุง ุฃูุจูุชู ุงููุนููู ู
ูุง ุชูุคูู
ูุฑู
“Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu.”
Ayat kisah agung ini tertulis abadi dalam firman Allah Subhanahu wa Taโala di dalam Al-Qurโan Surah Ash-Shaffat ayat 102:
ููููู ููุง ุจูููุบู ู ูุนููู ุงูุณููุนููู ููุงูู ููุง ุจูููููู ุฅููููู ุฃูุฑูู ููู ุงููู ูููุงู ู ุฃููููู ุฃูุฐูุจูุญููู ููุงููุธูุฑู ู ูุงุฐูุง ุชูุฑูู ููุงูู ููุง ุฃูุจูุชู ุงููุนููู ู ูุง ุชูุคูู ูุฑู ุณูุชูุฌูุฏูููู ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููููู ู ููู ุงูุตููุงุจูุฑูููู
Artinya:
“Maka ketika anak itu sampai pada umur sanggup berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: โWahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!โ Ia menjawab: โWahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.โ” (QS. Ash-Shaffat : 102)
Jamaah rahimakumullah…
Hari ini kita belajar satu hal penting: ternyata cinta terbesar bukanlah kepada anak, bukan kepada pasangan, bukan kepada harta, dan bukan kepada dunia. Tetapi cinta terbesar seorang hamba hanyalah kepada Allah SWT.
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Kadang kita berkata, “Aku mencintai Allah”, tetapi ketika Allah meminta kita meninggalkan maksiat, kita menolak. Allah memanggil untuk shalat, tetapi kita lebih sibuk dengan urusan dunia. Allah memerintahkan menutup aurat, tetapi kita takut dipandang hina oleh manusia. Allah meminta kita jujur, tetapi kita masih nyaman dengan dusta. Allah meminta kita menjaga lisan, tetapi kita masih senang menyakiti sesama.
Padahal Ibrahim mengajarkan satu prinsip besar: “Kalau Allah sudah meminta… maka tidak ada yang lebih berharga selain taat kepada-Nya.”
Idul Adha juga mengajarkan kepada kita tentang arti kehilangan, sebab hidup ini memang tempat perpisahan. Hari ini kita masih bersama orang tua, besok mungkin yang tersisa hanya foto dan doa. Hari ini kita masih menggenggam tangan pasangan, besok mungkin tinggal kenangan. Hari ini kita masih mendengar suara anak-anak, esok rumah bisa menjadi sunyi. Karena dunia tidak pernah menjanjikan kebersamaan selamanya.
Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:
ู
ูุง ุนูู
ููู ุงุจููู ุขุฏูู
ู ููููู
ู ุงููููุญูุฑู ุนูู
ููุงู ุฃูุญูุจูู ุฅูููู ุงูููู ู
ููู ุฅูููุฑูุงูู ุงูุฏููู
ู
“Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai Allah daripada mengalirkan darah kurban.” (HR. Tirmidzi)
Yang muda akan menua, yang sehat akan sakit, dan yang hidup pasti akan wafat.
Maka jangan sombong, jangan keras hati, jangan mudah menyakiti orang lain, sebab semua yang kita miliki hanyalah titipan semata.
Kalau hati kita kotor, bersihkan dengan taubat. Kalau hidup kita jauh dari Allah, dekatkan kembali dengan sujud dan ibadah.
ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููููููููู ุงููุญูู ูุฏู
Hadirin Jamaah Idul Adha rahimakumullah…
Betapa banyak orang tua yang hari ini menangis diam-diam, anaknya hidup tetapi hatinya jauh dari agama. Betapa banyak anak yang menyesal, karena semasa orang tuanya hidup, ia sibuk dengan dunianya sendiri. Betapa banyak suami istri tinggal serumah, tetapi hatinya berjauhan. Betapa banyak manusia tertawa di depan orang lain, namun menangis saat sendirian di malam hari.
Maka di hari raya yang penuh berkah ini, mari kita pulang kembali kepada Allah.
Kalau selama ini kita lalai berbakti kepada orang tua, mintalah maaf sebelum terlambat. Sebab tidak semua orang masih diberi kesempatan bertemu Idul Adha tahun depan.
Boleh jadi tahun ini adalah takbir terakhir kita, sujud terakhir kita, dan tangisan terakhir kita. Maka jangan pulang dari tanah lapang ini membawa dosa dan kebiasaan buruk yang sama.
Maโasyiral Muslimin rahimakumullah…
Ingatlah, yang Allah lihat bukanlah besar kecilnya hewan kurban kita, tetapi besar kecilnya keikhlasan kita. Hewan kurban yang disembelih hari ini akan menjadi saksi cinta seorang hamba kepada Tuhannya.
Allah berfirman dalam Al-Qurโan:
ูููู ููููุงูู ุงูููู ููุญููู
ูููุง ููููุง ุฏูู
ูุงุคูููุง ูููููููู ููููุงูููู ุงูุชููููููู ู
ูููููู
ู
“Daging dan darah kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.” (QS. Al-Hajj: 37)
Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, dosa kedua orang tua kita, melembutkan hati kita, dan semoga yang belum bisa berkurban hari ini, diberi kelapangan rezeki untuk berkurban di tahun-tahun mendatang. Aamiin..
ุจูุงุฑููู ุงูููู ููู ููููููู ู ููู ุงููููุฑูุขูู ุงููุนูุธููู ูุ ููููููุนูููู ููุฅููููุงููู ู ุจูู ูุง ููููู ู ููู ุงููุขููุงุชู ููุงูุฐููููุฑู ุงููุญููููู ูุ ููุชูููุจูููู ู ููููู ููู ูููููู ู ุชูููุงููุชููู ุฅูููููู ูููู ุงูุณููู ููุนู ุงููุนููููู ู. ููุฃูุณูุชูุบูููุฑู ุงูููู ุงููุนูุธููู ู ููู ููููููู ู ููููุณูุงุฆูุฑู ุงููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููููุง ููููุฒู ุงููู ูุณูุชูุบูููุฑููููุ ููููุง ููุฌูุงุฉู ุงูุชููุงุฆูุจูููู
ย
KHUTBAH KEDUA
ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑู ููุจููุฑูุงุ ููุงููุญูู ูุฏู ููููููู ููุซููุฑูุงุ ููุณูุจูุญูุงูู ุงูููู ุจูููุฑูุฉู ููุฃูุตูููุงู. ููุง ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุญูุฏููู ุตูุฏููู ููุนูุฏูููุ ููููุตูุฑู ุนูุจูุฏูููุ ููุฃูุนูุฒูู ุฌูููุฏูููุ ููููุฒูู ู ุงููุฃูุญูุฒูุงุจู ููุญูุฏููู.
ุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุงูููุฐูู ุฌูุนููู ุงููุฃูุถูุงุญููู ู ููู ุดูุนูุงุฆูุฑู ุฏููููููุ ููููุฑููุฑูููุง ุณููููุฉู ู ููู ุณููููู ููุจูููููู ุฅูุจูุฑูุงูููู ู ุฎููููููููุ ููู ูุญูู ููุฏู ุญูุจููุจููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู.
ุฃูุดูููุฏู ุฃููู ููุง ุฅููููู ุฅููุงูู ุงูููู ููุญูุฏููู ููุง ุดูุฑูููู ููููุ ููุฃูุดูููุฏู ุฃูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููุ ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููุณููููู ู ุชูุณููููู ูุง ููุซููุฑูุง.
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏูุ ููููุง ุนูุจูุงุฏู ุงูููู! ุงูุชูููููุง ุงูููู ุชูุนูุงูููุ ููุฃูุทููุนููููุ ููุงุนูููู ููุง ุฃูููู ุงูููู ุฃูู ูุฑูููู ู ุจูุฃูู ูุฑู ุจูุฏูุฃู ููููู ุจูููููุณูููุ ููุซููููู ุจูู ูููุงุฆูููุชููู ุงููู ูููุฑููุจูููู. ููููุงูู ุชูุนูุงููู ุฅูููู ุงูููู ููู ูููุงุฆูููุชููู ููุตููููููู ุนูููู ุงููููุจูููู ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุตูููููุง ุนููููููู ููุณููููู ููุง ุชูุณููููู ูุง.
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ุฃูุฌูู ูุนูููู. ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชูุ ููุงููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชูุ ุงููุฃูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุฃูู ูููุงุชูุ ุฅูููููู ุณูู ููุนู ููุฑููุจู ู ูุฌููุจู ุงูุฏููุนูููุงุชู.
ุงููููููู ูู ุชูููุจูููู ู ููููุง ุตูููุงุชูููุง ููุตูููุงู ูููุง ููููููุงู ูููุง ููููุฑูุจูุงููููุง. ุงููููููู ูู ุชูููุจูููู ู ููููุง ุฅูููููู ุฃูููุชู ุงูุณููู ููุนู ุงููุนููููู ู.
ุฑูุจููููุง ุขุชูููุง ููู ุงูุฏููููููุง ุญูุณูููุฉู ููููู ุงููุขุฎูุฑูุฉู ุญูุณูููุฉู ููููููุง ุนูุฐูุงุจู ุงููููุงุฑู.
ุณูุจูุญูุงูู ุฑูุจูููู ุฑูุจูู ุงููุนูุฒููุฉู ุนูู ููุง ููุตููููููุ ููุณูููุงู ู ุนูููู ุงููู ูุฑูุณููููููุ ููุงููุญูู ูุฏู ููููููู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู ูููู.
ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑู.. ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููููููููู ุงููุญูู ูุฏู












Respon (1)