Anton Christanto
Komite Medik RSU PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten
Terasdepok_Islam | Hari Tasyrik merupakan bagian penting dari rangkaian ibadah Idul Adha dan ibadah haji. Hari-hari ini bukan hanya dipenuhi dengan syiar takbir dan penyembelihan qurban, tetapi juga menjadi momentum memperbanyak dzikir, rasa syukur, doa, dan kebersamaan umat Islam.
1. Apa Itu Hari Tasyrik?
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu:
📅 11 Dzulhijjah
📅 12 Dzulhijjah
📅 13 Dzulhijjah
Disebut “Tasyrik” karena pada zaman dahulu daging qurban dijemur di bawah sinar matahari untuk diawetkan. Dalam bahasa Arab, “tasyriq” berkaitan dengan matahari terbit dan penjemuran.
📖 Dasar Hadits
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ
Ayyāmut-tasyrīqi ayyāmu aklin wa syurbin wa dzikrillāh.
Artinya
“Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.”
(HR. Muslim)
Karena itu, pada hari Tasyrik umat Islam:
✅ dilarang berpuasa sunnah,
✅ dianjurkan memperbanyak dzikir dan takbir,
✅ serta menikmati nikmat Allah dengan penuh syukur.
2. Apa yang Dilakukan Jamaah Haji dan Umat Islam yang Tidak Berhaji?
A. Jamaah Haji Saat Hari Tasyrik
Bagi jamaah haji, Hari Tasyrik merupakan bagian dari puncak ibadah haji yang dilakukan di Mina.
Kegiatan utama jamaah haji:
✅ Mabit di Mina
Jamaah menginap di Mina sebagai bagian dari wajib haji.
✅ Melempar Jumrah
Jamaah melempar:
Jumrah Ula
Jumrah Wustha
Jumrah Aqabah
Setiap jumrah dilempar 7 batu kerikil sambil bertakbir.
✅ Berdzikir dan Bertalbiyah
Hari Tasyrik dipenuhi:
takbir,
tahlil,
tahmid,
doa,
dan dzikir kepada Allah SWT.
✅ Menyempurnakan rangkaian haji
Setelah selesai dari Mina, jamaah kembali ke Mekkah untuk:
thawaf ifadhah,
sa’i,
dan ibadah lainnya.
B. Umat Islam yang Tidak Berhaji
Bagi kaum muslimin yang tidak berhaji, Hari Tasyrik tetap merupakan hari yang mulia.
Yang biasa dilakukan:
✅ Menyembelih dan membagikan daging qurban
✅ Memperbanyak takbir setelah sholat
✅ Berkumpul bersama keluarga dan masyarakat
✅ Bersedekah dan berbagi makanan
✅ Menjalin silaturahmi
✅ Memperbanyak dzikir dan doa
Hari Tasyrik menjadi simbol:
1. syukur atas nikmat Allah,
2. kepedulian sosial,
3. dan kebersamaan umat Islam.
3. Amalan yang Dianjurkan Saat Hari Tasyrik
A. Amalan Jamaah Haji
1. Melempar Jumrah
Melaksanakan wajib haji di Mina.
2. Berdzikir dan bertakbir
Mengagungkan Allah sepanjang hari.
3. Berdoa
Terutama setelah melempar Jumrah Ula dan Wustha.
4. Menjaga kesabaran dan akhlak
Karena jutaan manusia berkumpul di satu tempat.
5. Menyempurnakan ibadah haji
Agar memperoleh haji yang mabrur.
B. Amalan Umat Islam yang Tidak Berhaji
1. Memperbanyak Takbir
Takbir Hari Tasyrik
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allāhu Akbar Allāhu Akbar Allāhu Akbar,
Lā ilāha illallāh,
Wallāhu Akbar Allāhu Akbar wa lillāhil-ḥamd.
Artinya
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”
2. Berdzikir kepada Allah
Memperbanyak:
tahmid,
tasbih,
istighfar,
dan membaca Al-Qur’an.
3. Makan dan Bersyukur
Hari Tasyrik adalah hari menikmati nikmat Allah.
Karena itu Rasulullah ﷺ melarang puasa sunnah pada hari Tasyrik.
4. Bersedekah dan Berbagi
Terutama membagikan: daging qurban, makanan, dan bantuan kepada fakir miskin.
5. Menjaga Silaturahmi
Hari Tasyrik juga menjadi momentum mempererat:
keluarga,
tetangga,
dan ukhuwah Islamiyah.
Doa-Doa yang Dianjurkan Saat Hari Tasyrik
1. Doa Memohon kebaikan dunia dan akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘ażāban-nār.
Artinya
“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka.”
(QS. Al-Baqarah: 201)
2. Doa Memohon Ampunan
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka ‘afuwwun tuḥibbul-‘afwa fa‘fu ‘annī.
Artinya
“Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
3. Dzikir dan Tahmid
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Subḥānallāh wal-ḥamdu lillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar.
Artinya
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”
4. Talbiyah bagi Jamaah Haji
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaikallāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.
Artinya
“Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.”
Hikmah Hari Tasyrik
1. Mengingat kebesaran Allah
2. Melatih rasa syukur
3. Mempererat ukhuwah umat
4. Menghidupkan syiar Islam
5. Mengajarkan kepedulian sosial
6. Meneladani Nabi Ibrahim AS dan Rasulullah ﷺ
Take Home Massage/Penutup
Hari Tasyrik bukan sekadar lanjutan dari Idul Adha, tetapi hari-hari yang dipenuhi dzikir, syukur, pengorbanan, dan kebersamaan umat Islam.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah haji dan qurban kita, menjadikan kita hamba yang bertakwa, serta mempertemukan kita kembali dengan musim haji dan Idul Adha berikutnya dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.












Respon (2)