Depok — Terasdepok.com — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Depok menggandeng pesantren untuk dijadikan pilot project pengelolaan sampah.
Hal ini dilakukan agar pesantren dapat mengambil peran lebih besar dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Depok Muhammad Kahfi mengatakan, komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Satgas Hijau Pesantren, sebuah gerakan yang dirancang untuk membangun sistem pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di kawasan pesantren.
Baca Juga : Kota Depok Raih Penghargaan dalam ASEAN Smoke-free Awards Sejajar dengan Kuala Lumpur
“Program ini diawali dengan Training of Trainers (TOT) Satgas Hijau Pesantren, sebanyak 11 pesantren dari masing-masing kecamatan di Kota Depok mengikuti pelatihan tersebut, mereka menjadi pilot project program ini,” ujarnya, disela kegiatan di Saung Ciliwung Baba Nur, Cimanggis, Sabtu (26/09/26).
Ia menegaskan, Satgas Hijau Pesantren tidak dirancang sebagai kegiatan bersih-bersih secara seremonial.
Tetapi persoalan sampah diatasi melalui perubahan perilaku dan didukung oleh sistem pengelolaan yang berjalan secara konsisten.
“Kita tidak ingin pesantren hanya menjadi tempat yang bersih karena ada kegiatan bersih-bersih. Kita ingin membangun sistem dan budaya. Sampah harus dikurangi dari sumbernya, dipilah, diolah, dan kalau memungkinkan memiliki nilai ekonomi,” tegasnya.
Baca Juga : KDM Turun Tangan Atasi Siswa Depok Cari Sumbangan Biaya Sekolah ke Lamongan
Dalam konsep Satgas Hijau Pesantren, lanjutnya, pesantren tidak ditempatkan sebagai penerima program semata, melainkan sebagai subjek sekaligus pusat gerakan lingkungan.
Peserta TOT dipersiapkan menjadi penggerak di pesantrennya masing-masing dengan membawa pengetahuan, keterampilan, dan sistem pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
“Melalui pola tersebut, Satgas Hijau Pesantren diharapkan berkembang menjadi jejaring pesantren yang mampu mengelola sampah secara mandiri sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Sumber : beritadepok.go.id
(Dprs/Erl









