Tangerang Terasdepok.com – DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang bergerak cepat memperkuat struktur organisasi partai melalui musyawarah ranting dan pelantikan pengurus ranting secara serentak di seluruh wilayah Kota Tangerang pada Sabtu–Minggu (23–24/5/2026).
Sebanyak 104 kepengurusan ranting dari 13 kecamatan resmi ditetapkan dan dilantik dengan total 936 kader yang akan mengisi struktur kepengurusan partai. Setiap ranting terdiri dari sembilan pengurus yang disiapkan menjadi ujung tombak penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo mengatakan, musyawarah ranting menjadi bagian penting dalam proses konsolidasi partai guna membangun organisasi yang lebih solid, terstruktur, dan siap menghadapi dinamika politik ke depan.
Menurutnya, agenda tersebut bertujuan membentuk struktur kepengurusan ranting secara lengkap agar mampu memperkuat basis perjuangan partai hingga lapisan masyarakat paling bawah.
“Pembentukan struktur pengurus ranting merupakan bagian penting dari konsolidasi organisasi. Ini untuk memperkuat basis partai hingga ke tingkat paling bawah,” ujar Gatot, Sabtu (23/5).
Ia menegaskan bahwa konsolidasi partai tidak berhenti di tingkat ranting. Setelah tahapan ini selesai, DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang akan melanjutkan musyawarah anak ranting di tingkat RT/RW sekaligus membentuk badan dan sayap partai.
Dalam penyusunan kepengurusan, DPC juga menekankan prinsip keterwakilan dengan memberikan ruang bagi perempuan dan generasi muda. Dari sembilan pengurus ranting, minimal 30 persen diisi perempuan serta melibatkan kader dari kalangan generasi Z dan milenial, tanpa mengabaikan kader senior yang berpengalaman.
“Kami mengakomodir kader yang berpengalaman, perempuan, dan anak-anak muda. Dari sembilan pengurus ranting, minimal tiga orang adalah perempuan dan harus ada Gen Z atau milenial,” kata Gatot yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang.
Gatot juga mengingatkan seluruh kader yang dilantik agar menjaga solidaritas, loyalitas, dan kedisiplinan dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kita sebagai kader harus disiplin, loyal, dan ikhlas. Kalau partai sudah memutuskan, wajib kita melaksanakan. Kalau ada kekecewaan, turunkan egonya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Hendri Zen menyebut agenda konsolidasi internal tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penyegaran organisasi pasca Pemilu 2024.
Menurut Hendri, momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat soliditas partai dan merapatkan barisan dalam menghadapi agenda politik mendatang, mulai dari Pilpres, Pileg, Pilgub hingga Pilkada.
“Pemilu kemarin mungkin ada pengurus kita yang tercerai-berai dan bingung di persimpangan jalan. Hari ini kita harus lebih solid lagi untuk meraih kemenangan mulai dari Pilpres, Pileg, Pilgub hingga Pilkada,” katanya.
Ia menegaskan, pengurus ranting dan anak ranting memiliki posisi strategis karena menjadi struktur partai yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, kader diminta aktif mengetahui persoalan warga serta hadir memberikan solusi.
“Ranting dan anak ranting harus dekat dengan masyarakat, mengetahui persoalan rakyat, serta hadir membantu berbagai masalah seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan persoalan lainnya,” pungkasnya. (Suratmin Ragil)











