Seni dan Budaya

Ada Tanjakan Cinta di Wisata Outdoor Studio Alam TVRI Depok

×

Ada Tanjakan Cinta di Wisata Outdoor Studio Alam TVRI Depok

Sebarkan artikel ini
Pintu gerbang masuk wisata alam Studio Alam TVRI (Foto Dok : Detiktravel.com)

Depok – Terasdepok.com

Kota Depok faktanya memiliki sejumlah tempat wisata yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Studio Alam TVRI adalah salah satunya.

Merupakan sebuah objek wisata buatan yang mengusung konsep pusat rekreasi berbasis alam. Ada cukup banyak wahana dan sarana wisata di sini yang cocok untuk acara liburan keluarga.

LPP TVRI adalah lembaga pengelola lokasi yang dulunya dijadikan obyek pengambilan gambar untuk produksi audio visual. Lahan seluah 20 hektar, pembangunan studio outdoor diawali pada tahun 1980 dan diresmikan oleh Ibu Tien Soeharto pada 19 Maret 1987.

Ada fasilitas-fasilitas unik seperti gurun pasir buatan dan bukit batu, sawah padi dan peternakan, hutan lindung dan liar, kereta api mini, rumah-rumah adat, yang salah satunya berfungsi sebagai pusat kebudayaan.

Dan yang paling menarik adalah adanya sebuah danau alami yang diberi nama Situ Sido Mukti. Airnya tidak pernah kering meskipun di musim kemarau panjang sekalipun.

Baca Juga : Catat, Daftar Wisata Keluarga di Depok

Nama Spok Unik

Beberapa spot lokasi diberi nama unik sebagai penanda yang mudah diingat oleh masyarakat yang sering berkunjung. Ada spot area bernama  Taman Hati, Tanjakan Cinta, Akar Jodoh dan Taman Galunggung.

Nama spot Tanjakan Cinta berupa bukit kecil yang masih asri dengan pepohonan dan tumbuhan. Jalan setapak mendaki yang estetis seringkali dijadikan area syuting film bertema drama cinta.

Salah satu judul film kolosal legendaris “Saur Sepuh” pernah menggunakan lokasi ini untuk produksi. Beberapa peninggalan bangunan sett kerajaan masih terlihat utuh meskipun kondisinya kurang terawat.

Serial ACI (Aku Cinta Indonesia) seluruh lokasi pengambilan adegan dilakukan di studio alam TVRI ini. Dan film horor “Jaelangkung” memanfaatkan nuansa pedesaan di lokasi ini untuk lokasi syuting hingga beberapa bulan.

Teknologi produksi film sudah semakin maju, kebutuhan lokasi syuting outdoor sudah bisa dimanipulasi secara digital. Adegan di luar ruangan tidak harus menggunakan lokasi yang sebenarnya.

Kondisi studio alam TVRI yang pernah berjaya di tahun 90an dan tidak pernah sepi produksi film dan drama, kini dijadikan tempat wisata outdoor. Di gerbang masuk dikenakan tiket 6000 rupiah per orang di hari biasa, dan 7.500 rupiah khusus di hari Minggu dan libur. (Dprs)