Depok – Terasdepok.com | Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi meluncurkan program Pariwisata Ramah Muslim (Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Thohir, Kota Depok, Kamis 9 Juli 2026.
Pemilihan Masjid At-Thohir yang berlokasi di Kec. Tapos Depok sebagai peluncuran bukan tanpa alasan. Masjid yang megah di area real estate Podmomoro Golf View (PGV) diresmikan pada 2022 ini rencananya akan dijadikan sebagai daya tarik wisata berbasis religi dengan mengedepankan konsep zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan. Menurutnya langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan potensi wisata ramah Muslim, sekaligus upaya meningkatkan infratruktur serta sarana prasarana pendukung pariwisata.
Baca Juga : Ada Tanjakan Cinta di Wisata Outdoor Studio Alam TVRI Depok
“Saat ini sedang berjalan pendampingan Masjid At-Thohir yang dicanangkan sebagai daya tarik wisata berbasis religi pertama yang didorong menjadi zona KHAS. Dalam pelaksanaannya, kami berkolaborasi dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal,” ucap Kadisparbud Jabar.

Perhatian Pemda
Langkah tersebut tentunya mendapat sambutan positif dari banyak pihak termasuk Pemerintah Kota Depok. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan, pihaknya akan bersinergi serta mendukung penuh rencana pengembangan wisata berbasis religi di Masjid At-Thohir.
Baca Juga : Festival Heritage Depok Lama, Ada Makanan Khas Langka Hingga Peresmian Museum
“Suatu kehormatan bagi kami karena Kota Depok dipercaya menjadi tuan rumah peluncuran program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Tapi diarahkan pada kualitas destinasi, kualitas pelayanan berbasis data, serta penguatan kolaborasi antara pemangku kepentingan,” ungkap Wakil Wali Kota Depok.

“Keberadaan Masjid At-Thohir telah menjadi simbol dari nilai-nilai religius dan dapat menghadirkan ruang nyaman untuk masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Pemerintah Kota Depok tentunya mendukung berbagai porgram pengembangan pariwisata ramah Muslim yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami percaya sinergi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dapat menjadi kunci untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas. Semoga langkah strategis ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya. (Dprast)










Respon (3)