Berita

Diskusi Bahaya Narkoba Bulan Bung Karno Bertajuk Pemuda Bersih Indonesia Pulih

×

Diskusi Bahaya Narkoba Bulan Bung Karno Bertajuk Pemuda Bersih Indonesia Pulih

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI JULIUS SETIARTO, ANGGOTA DPRD Kota Tangerang Gesuri Mesias Bintang Merah serta Kepala BNN Kota Tangerang Berfoto Bersama Usai Acara (Foto Dok : terasdepok)

Tangerang – Terasdepok.com – Ratusan generasi muda memadati Rumah Belajar Gesuri Mesias Bintang Merah dalam kegiatan Diskusi Bahaya Narkoba bertajuk “Pemuda Bersih, Indonesia Pulih”, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026 sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda Kota Tangerang.

Diskusi tersebut merupakan kolaborasi antara Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PDI Perjuangan, Gesuri Mesias Bintang Merah, B.Commun. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Yulius Setiarto, S.H., M.H.,

Dihadiri pula Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Dr. Josephien Vivick Tjangkung, S.Sos., M.I.Kom.

Gesuri Mesias Bintang Merah menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan bangsa.

“Narkoba berdampak besar terhadap pembangunan dan kemajuan Indonesia, khususnya Kota Tangerang. Sangat disayangkan apabila anak-anak muda salah langkah. Karena itu, kami menargetkan generasi muda agar lebih mawas diri dan mampu menjaga masa depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Yulius Setiarto mengingatkan para peserta bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh pilihan yang diambil generasi muda saat ini.

“Masa depan ada di tangan kalian masing-masing. Karena itu, pilihlah masa depan yang terbaik untuk diri kalian dan bangsa ini,” kata Yulius.

Baca Juga : ASN Depok Dilarang Live Medsos di Jam Kerja, Catat Sanksinya

BNN Kota Tangerang: Prevalensi Narkoba Meningkat Jadi 4,3

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Dr. Josephien Vivick Tjangkung, mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba di Kota Tangerang.

Menurutnya, prevalensi penyalahgunaan narkoba saat ini telah mencapai angka 4,3, meningkat dibandingkan periode 2023–2024 yang berada di kisaran angka 3.

“Memang belum ada hasil riset yang spesifik untuk Kota Tangerang, tetapi secara keseluruhan frekuensi penyalahgunaan narkoba sudah mencapai hampir 4,3. Jika pada 2023–2024 masih di angka 3 dan sekarang sudah masuk angka 4, maka ini menjadi peringatan serius bagi kita semua,” jelasnya.

Josephien juga mengingatkan masyarakat mengenai munculnya berbagai modus baru peredaran narkoba, salah satunya melalui vape yang mengandung cairan narkotika dengan aroma buah, bunga, maupun permen.

“Jaringan narkoba terus menciptakan varian baru. Cairan vape dengan berbagai aroma menarik sering kali tidak disadari telah mengandung zat narkotika yang perlahan merusak tubuh penggunanya,” katanya.

Baca Juga : Laporan Dugaan Penyekapan Anak Penulis Depok Ahmad Bahar Naik Tahap Pemeriksaan

Kota Tangerang Jadi Jalur Transit Peredaran Narkoba

Lebih lanjut, Josephien mengungkapkan bahwa Kota Tangerang masih menjadi salah satu wilayah transit peredaran narkoba.

Dalam satu bulan terakhir, pihaknya menemukan dua kasus besar yang melibatkan pengiriman narkoba melalui jasa ekspedisi. Barang bukti yang ditemukan antara lain 10 kilogram sabu-sabu dan 3 kilogram ganja, meski pengungkapan jaringan pelakunya masih terus didalami.

“Wilayah kita tidak hanya menjadi tempat transit barang, tetapi juga menjadi sasaran jaringan untuk merekrut kalangan muda. Mereka sangat lihai membaca lingkungan yang kurang peduli terhadap kondisi sekitar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengguna narkoba umumnya menunjukkan perubahan fisik maupun perilaku.  Seperti mata merah, kulit pucat, hidung terasa gatal, sering menggeram, mudah berbohong, hingga cenderung menarik diri dari lingkungan sosial.

Menurutnya, jaringan narkoba saat ini semakin agresif menyasar pemuda dan ibu muda. Salah satunya melalui berbagai tempat nongkrong hingga platform permainan daring (game online).

Meneladani Semangat Bung Karno untuk Merdeka dari Narkoba

Dalam momentum Bulan Bung Karno, Josephien mengajak generasi muda meneladani semangat perjuangan Sang Proklamator dengan membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan modern, termasuk ancaman narkoba.

BNN, lanjutnya, terus mengedepankan pendekatan edukasi dan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat. Ia juga mengajak para pelajar untuk menjadi “mata dan telinga” dalam membantu mencegah masuknya peredaran narkoba ke lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Kegiatan bertajuk “Pemuda Bersih, Indonesia Pulih” ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara legislatif, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Sebagai upaya menekan angka penyalahgunaan narkoba, sekaligus mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing.***(Suratmin Ragil)

Tinggalkan Balasan