Berita Nasional

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Menguat

×

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Langsung Menguat

Sebarkan artikel ini
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Desry Damayanti. (Foto: Antara).

JAKARTA, TERASDEPOK.COM — Teka-teki mengenai sosok yang akan menakhodai Bank Indonesia (BI) akhirnya mulai menemukan titik terang. Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia untuk diproses oleh DPR RI.

Pengajuan Destry dilakukan setelah posisi Gubernur BI kosong menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo. Sebelumnya, Destry yang menjabat Deputi Gubernur Senior BI ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara (Pjs) melalui keputusan Rapat Dewan Gubernur BI pada 26 Juli 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pemerintah telah menyerahkan surat presiden (surpres) kepada DPR terkait calon definitif Gubernur BI. Selain itu, pemerintah juga mengajukan calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI karena adanya perubahan komposisi pimpinan bank sentral.

“Surat presiden, pertama mengenai calon definitif Gubernur BI, beserta calon pengganti Deputi Gubernur Senior dan untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya berkurang satu,” ujar Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Nama Destry bukan sosok baru di lingkungan bank sentral. Ia telah menjadi Deputi Gubernur Senior BI dan sebelumnya memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi makro dan kebijakan keuangan.

Destry mengawali kariernya sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003. Ia kemudian berkiprah sebagai ekonom dan peneliti sebelum masuk ke jajaran pimpinan lembaga keuangan. Pada 2019, Destry dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Penunjukan Destry sebagai Pjs Gubernur BI sebelumnya dinilai sejumlah ekonom dapat menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai keberadaan Destry memberikan kesinambungan dalam kepemimpinan bank sentral.

Destry sendiri sebelumnya memilih tidak berspekulasi mengenai peluangnya menjadi Gubernur BI definitif. Saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut pada akhir Juli, ia mengatakan fokus menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI sesuai ketentuan undang-undang.

Rupiah Menguat

Kabar pengajuan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI turut direspons positif oleh pasar keuangan. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin (10/8/2026).

Berdasarkan data Bloomberg yang dikutip sejumlah pemberitaan, rupiah menguat sekitar 0,79 persen hingga berada di level Rp17.755 per dolar AS.

Penguatan tersebut terjadi di tengah perhatian pasar terhadap proses pergantian Gubernur BI. Namun, pergerakan rupiah tidak semata-mata ditentukan oleh satu faktor karena turut dipengaruhi kondisi dolar AS, sentimen pasar global, arus modal, serta kebijakan moneter dan fiskal.

Pengajuan Destry selanjutnya akan memasuki proses politik di DPR RI. Komisi XI DPR yang membidangi sektor keuangan akan menjadi salah satu pihak yang memproses pencalonan tersebut sebelum keputusan akhir mengenai Gubernur BI definitif ditetapkan.

Jika mendapat persetujuan DPR, Destry Damayanti akan melanjutkan kepemimpinan BI secara definitif setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo.

Bank Indonesia sendiri memiliki mandat penting dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan. Karena itu, proses pemilihan Gubernur BI menjadi perhatian pasar dan pelaku ekonomi, terutama di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global.

Sumber: Inilah.com, ANTARA, detikcom, Bloomberg

Tinggalkan Balasan