Sebuah video berdurasi 35 detik memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang karyawan minimarket waralaba di Ambon, Maluku. Seorang anak jalanan yang tertidur di depan pintu masuk minimarket menjadi korban kejahilan.
Dengan menggunakan sesobek kertas, oknum karyawan tersebut menyelipkan di sela jari kaki anak. Kemudian membakarnya dan apinya merembet ke kaki. Selanjutnya sang anak terbangun dan terkejut karena merasa kepanasan.
Diunggah dari akun IG @areabalikpapan postingan tersebut memacing kemarahan warganet. Memperlakukan anak jalanan dengan kekerasan fisik, meskipun tidak berakibat fatal, tetap merupakan kekerasan pada anak.
Karyawan pria waralaba tersebut semestinya bisa membangunkan dan memintanya pindah dengan baik-baik. Namun entah apa tujuannya, justru menjadikannya candaan dengan dan menyebarluaskan videonya.
Pelaku sudah meminta maaf secara terbuka, namun menjadi pembelajaran kita bersama bahwa siapapun mereka, harus diperlakukan sebagai manusia. Bukan sebuah obyek bercandaan yang merugikan sekaligus membahayakan. Berikut videonya :
https://www.instagram.com/reel/DaFyfIfCOKk/?igsh=MWF0d21qOXpuaGI0dw==











