Seni dan Budaya

Viral Puisi Refleksi Kebangsaan Karya Sastrawan Taufik Ismail : “Jangan Teriak Merdeka, Malu Kita”

×

Viral Puisi Refleksi Kebangsaan Karya Sastrawan Taufik Ismail : “Jangan Teriak Merdeka, Malu Kita”

Sebarkan artikel ini
Sastrawan dan Penyair Taufiq Ismail (Grafis : terasdepok.com)

Negeri ini masih dicekik ribuan triliun hutang berbunga haram

Jika negeri ini telah mampu melunasi hutang itu…
Silahkan teriak merdeka !

Jika belum mampu, lebih baik diam dan berfikir
Malu kita ..

Banyak anak negeri yang hanya jadi babu di negeri orang
Mereka, seringkali disiksa dan dianiaya

Jika negeri ini belum mampu memulangkan mereka
Memberi pekerjaan layak dan mensejahterakan

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita…

Negeri katulistiwa ini dihampari kekayaan alam yang luar biasa
Namun dikelola oleh orang lain
Rakyat hampir tak menikmatinya
Jika kekayaan alam ini belum bisa dikuasai negara

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Kemiskinan dan pengangguran semakin meluas
Terasa berat untuk bisa hidup layak
Bahkan harga-harga terus merangkak naik
Ditambah pajak yang kian mencekik
Jika masih meluas kemiskinan

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Anak negeri tengah terjerembab watak amoral
Narkoba meraja lela
Seks bebas liar menyasar siapa saja
Pornoaksi dan pornografi makin menggila
Jika anak bangsa masih amoral

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Demokrasi korporasi mencengkram negeri ini
Keuangan yang maha kuasa
Korupsi menjadi budaya
Kolusi makin menganga
Kerugian uang rakyat tak terkira
Jika perilaku ini masih mewarnai bangsa

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Luas negeri ini dipenuhi potensi sumber daya
Namun garam masih impor
Namun singkong masih impor
Jika negeri ini belum mandiri
Memenuhi kebutuhan bangsanya sendiri

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Luas negara ini jutaan hektar
Namun lebih dari setengah dikuasai asing
Hingga rakyat tak lagi punya lahan luas
Berdesak-desakan di tanah yang sempit
Jika tanah negara belum mampu direbut kembali

Jangan teriak merdeka !
Lebih baik diam dan berfikir
Malu kita

Malu kita
Tak berdaya
Tak Kuasa
Lumpuh di ketiak penjajah..
Malu Kita…Malu Kita..

Taufiq Ismail — Agustus 2026
———————–