DEPOK – terasdepok.com |Mulyadi Pranowo kembali terpilih sebagai Ketua Aliansi LSM Pendidikan Indonesia periode 2026-2030 secara aklamasi dalam forum musyawarah anggota yang diadakan di Kantor Sektariat Aliansi LSM Pendidikan Indonesia Jl. Kramat Benda Raya Nomor 15, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya Depok, Jumat (01/05/2026)
Keterpilihan tersebut menegaskan kuatnya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus menggerakkan agenda advokasi pendidikan secara konsisten.
Dalam proses musyawarah yang berlangsung kondusif, seluruh perwakilan organisasi anggota sepakat memberikan mandat kembali kepada Mulyadi tanpa melalui voting. Keputusan aklamasi ini disebut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kepemimpinan sebelumnya yang berhasil menyatukan berbagai elemen organisasi dalam satu arah perjuangan.
Aliansi LSM Pendidikan sendiri merupakan gabungan sejumlah organisasi masyarakat sipil yang fokus pada isu pendidikan, di antaranya Forum Peduli Pendidikan (FORPENDIK), Lembaga Apresiasi Rakyat (LEBAR), Mitra Pengembangan Komunitas (MIT), Indonesia Education Care (IEC), Nusantara Education Watch Services (NEWS), Lembaga Peduli Pembangunan Pendidikan Indonesia (LPPI), Komunitas Orang Tua Murid Peduli Pendidikan Anak Sekolah (KOMPPAS), Pos Peduli Pendidikan (POSPENDIK), Garda Peduli Perjuangan Rakyat (GAPPURA), serta Peduli Pendidikan Indonesia (PPI).
Ketua Nusantara Education Watch Services (NEWS), Bachtiar Simanjutak, menilai kepemimpinan Mulyadi selama ini mampu menciptakan ruang kolaborasi yang inklusif di antara berbagai organisasi dengan latar belakang berbeda.
“Pak Mulyadi terbukti mampu menyatukan kami dalam satu visi besar. Tidak mudah mengelola banyak organisasi dengan kepentingan yang beragam, tetapi beliau bisa menjaga komunikasi dan arah gerakan tetap fokus pada kepentingan pendidikan,” ujar Bachtiar.
Usai terpilih kembali, Mulyadi Pranowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Aliansi LSM Pendidikan Indonesia sebagai mitra kritis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya transparansi, pemerataan akses, serta peningkatan kualitas pendidikan sebagai agenda prioritas ke depan. Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat.
“Aliansi ini harus menjadi jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan. Kami akan terus mengawal agar setiap kebijakan pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Mulyadi.
Selain aktif di organisasi masyarakat, Mulyadi Pranowo juga diketahui menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Relawan Nasional Prabowo – Gibran serta berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jakarta. Latar belakang tersebut dinilai memperkuat perspektifnya dalam melihat persoalan pendidikan, baik dari sisi akademik maupun gerakan sosial.
Ke depan, Aliansi LSM Pendidikan di bawah kepemimpinan Mulyadi diharapkan dapat memperluas jaringan advokasi serta memperkuat pengawasan terhadap implementasi kebijakan pendidikan di berbagai daerah, guna mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih adil dan berkualitas. (Red-Dpras)











