Berita

Budiman Sudjatmiko Bahas Demokrasi Pasca Reformasi di Seminar Nasional GBN Jakarta

×

Budiman Sudjatmiko Bahas Demokrasi Pasca Reformasi di Seminar Nasional GBN Jakarta

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPPK), Budiman Sudjatmiko,

Jakarta – Terasdepok.com |   Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPPPK), Budiman Sudjatmiko, akan menjadi narasumber utama dalam Seminar Nasional bertema “Demokrasi Pasca Reformasi di Persimpangan Harapan dan Realitas: Membaca Ulang Jalan Revolusi Indonesia” yang digelar di Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN), Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai itu akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang pemikiran, politik, hukum, dan gerakan sosial.

Selain Budiman Sudjatmiko, seminar ini menghadirkan Eros Djarot, budayawan dan politisi senior, serta Prof. Arief Hidayat, Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2015–2018, sebagai keynote speaker. Keduanya akan mengulas perkembangan demokrasi Indonesia pasca reformasi serta tantangan yang dihadapi bangsa dalam menjaga arah pembangunan nasional.

Forum diskusi ini juga menghadirkan sejumlah narasumber lintas generasi, di antaranya Bambang Sri Pujo Sukarno Sakti. Praktisi hukum dan Aktivis 98; Ray Rangkuti, pengamat politik sekaligus Direktur Lingkar Madani (LIMA); Denny Agiel Prasetyo, pendiri Denny Agiel Institute dan alumni GMNI. Dhia Prekasha Yoedha, wartawan senior dan aktivis gerakan pemuda; serta Afriansyah Noor, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Baca Juga : Laporan Dugaan Penyekapan Anak Penulis Depok Ahmad Bahar Naik Tahap Pemeriksaan

Panitia menyebut seminar ini menjadi ruang refleksi dan dialog kebangsaan untuk membaca kembali perjalanan demokrasi Indonesia setelah reformasi, sekaligus mencari arah baru dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang dihadapi bangsa.

“Demokrasi Indonesia saat ini berada di persimpangan antara harapan dan realitas. Karena itu, penting untuk membaca ulang sejarah perjuangan bangsa agar tidak kehilangan kompas dalam mewujudkan cita-cita revolusi Indonesia,” ujar panitia dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Melalui diskusi yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional dengan beragam perspektif. Seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus melahirkan rekomendasi konstruktif bagi penguatan demokrasi dan pembangunan Indonesia ke depan.

Tentang Acara

Seminar Nasional: Demokrasi Pasca Reformasi di Persimpangan Harapan dan Realitas: Membaca Ulang Jalan Revolusi Indonesia

📅 Minggu, 7 Juni 2026.

🕖 Pukul 19.00 WIB – selesai.

📍 Gedung GBN (Gerakan Bhinneka Nasionalis), Benhil, Jakarta Pusat.

🎟 Terbuka untuk umum.

Tinggalkan Balasan