Layanan PublikPendidikan

Persatuan Golf Indonesia Depok Berbagi Kacamata untuk Pelajar dan Periksa Mata Ribuan Siswa Pecahkan Rekok MURI

×

Persatuan Golf Indonesia Depok Berbagi Kacamata untuk Pelajar dan Periksa Mata Ribuan Siswa Pecahkan Rekok MURI

Sebarkan artikel ini
Pembagian kacamata baca oleh PGI Depok kepada perwakilan pelajar di Emeralda Golf Club, Kecamatan Tapos, Selasa (11/08/26). (Foto: Diskominfo Depok).

Depok – Terasdepok.con — Upaya meningkatkan kesehatan mata bagi pelajar di Kota Depok bakal diperluas. Setelah membagikan 400 kacamata baca kepada pelajar dari lima sekolah, Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok bersama Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok menyiapkan program untuk pemeriksaan mata secara serentak bagi 30 ribu pelajar.

Ketua PGI Kota Depok, Hamzah mengatakan, program tersebut ditargetkan menyasar 20.000 hingga 30.000 pelajar jenjang SD, MI, hingga SMP di Kota Depok. Tak sekadar pemeriksaan, kegiatan tersebut juga diarahkan menjadi bagian dari upaya memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Insyaallah nanti kami berkolaborasi dengan Yayasan Amal Mata dan PKK Kota Depok untuk memecahkan rekor MURI, pemeriksaan mata secara serentak di Kota Depok bagi pelajar, baik SD, MI, dan SMP, sebanyak 20.000 sampai dengan 30.000 anak,” ujar Hamzah saat penutupan Depok Golf Series 2 Piala Wali Kota Depok 2026 di Emeralda Golf Club, Kecamatan Tapos, Selasa (11/08/26).

Baca Juga : Ojol Jadi UMKM, Aznil Tan Ingatkan Pemerintah: Jangan Cuma Ganti Label

Menyambut Sumpah Pemuda

Hamzah menuturkan, rencana tersebut tengah dimatangkan bersama para pihak terkait. Pelaksanaannya ditargetkan pada Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian menyambut Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober.

“Kami sudah bicara dengan Ketua TP-PKK Kota Depok, Cing Ikah. Insyaallah mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan bisa terealisasi rekor MURI yang akan kami pecahkan bersama-sama PGI, PKK, dan Yayasan Amal Mata Indonesia,” katanya.

Menurut Hamzah, rencana tersebut berangkat dari hasil pemeriksaan mata yang sebelumnya dilakukan di lima sekolah. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah pelajar mengalami gangguan penglihatan hingga kesulitan melihat tulisan di papan tulis.

Baca Juga : SIKUAT, Program Kredit Pelaku UMKM di Depok dengan Bunga Hanya 1%

“Di beberapa sekolah, lima sekolah yang kami periksa secara menyeluruh siswa dan gurunya, banyak anak-anak SD itu buram atau blur ketika melihat papan tulis, tulisan guru-gurunya. Bahkan membacanya agak sulit,” tuturnya.

Pentingnya Pemeriksaan Mata Sejak Dini

Karena itu, Hamzah menilai pemeriksaan mata sejak dini menjadi langkah penting. Terlebih, gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat berdampak pada aktivitas belajar anak.

“Justru dengan kita datang ke sekolah-sekolah ternyata manfaatnya cukup luar biasa banyak, sehingga bisa membantu mereka. Maka kami berpikir dari hal kecil tapi dampaknya luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkot Depok Bagikan 3403 Bendera Merah Putih : Jangan Ada Alasan Tidak Mampu Beli

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan. Sehingga semakin banyak pelajar yang mendapatkan akses pemeriksaan mata dan alat bantu penglihatan yang sesuai kebutuhannya. Rencana pemeriksaan massal ini juga sejalan dengan program kesehatan mata yang didorong TP-PKK Kota Depok dan Jawa Barat melalui program Terang Benderang.

Hamzah mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pembahasan bersama TP-PKK Kota Depok dan YAMI untuk memastikan kesiapan teknis serta pelaksanaan program tersebut. “Insyaallah setelah selesai ini kami akan rapatkan kembali,” pungkasnya.

Sumber : bertitadepok.go.id

(RhSv/Dprst)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan