Indonesiana

Simak Warung Makan Gratis di Depok, Tanpa Subsidi Negara Tetap Bertahan Melayani Meski Harga Bahan Pokok Naik

×

Simak Warung Makan Gratis di Depok, Tanpa Subsidi Negara Tetap Bertahan Melayani Meski Harga Bahan Pokok Naik

Sebarkan artikel ini
Suasana Warung Makan Gratis di Sukmajaya Depok bagi warga tidak mampu yang luput dari perhatian pemerintah (Fofo Grafis : Terasdepok.com)

Depok — Terasdepok.com — Di tengah situasi ekonomi yang tidak stabil, harga pangan naik dan jumlah warga rentan semakin meningkat selalu ada aksi kemanusiaan di sekitar kita. Dari mereka yang tidak butuh popularitas namun memberi dampak bagi kehidupan.

Ratusan orang tampak memadati sebidang tanah di Km 34 Jalan Raya Bogor, Sukmajaya, Depok di siang hari yang panas. Mereka tertib mengantre bukan untuk menonton pertunjukan, ataupun mendengarkan pidato pejabat di panggung.

Mereka pengunjung “Warung Makan Gratis” inisiatif Yayasan Sahabat Almira.

Di tempat inilah menu makan siang prasmanan disajikan bagi siapa saja yang membutuhkan. Dalam sehari sekitar 300 porsi makan siang disediakan. Melayani warga dari manapun, golongan apapun tanpa batasan usia dan profesi.

Setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 12.30 kecuali pada hari Jumat yang dibuka pukul 13.00 tempat ini menyajikan kebutuhan dasar manusia, tanpa syarat dan pamrih.

Petugas  dengan sigap melayani porsi demi porsi ke atas piring para pengunjung. Mereka diperbolehkan menambah jika masih kurang dan diharuskan makan dengan tenang, sambil duduk dan berdoa sebelum makan

Pengunjung yang sudah selesai makan pun langsung menyadari untuk segera bertukar tempat dengan pengunjung lain yang baru akan mulai makan. Mereka mengangkat bekas alat makan, membuang sisa-sisa ke tempat sampah dan menaruh piring dan gelas kotor ke bak cuci yang telah disediakan.

Suasana makan gratis terasa penuh kebersamaan. Semua yang datang berpartisipasi aktif untuk mengikuti alur yang telah dibuat oleh penyelenggara. Tidak ada sampah atau piring kotor berserak usai semua selesai menyantap makan siangnya.

Sumber Pembiayaan Dapur

Satu hal yang menarik, anggaran pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara mandiri. Tanpa campur tangan pemerintah atau Badan Gizi Nasional yang sedang sibuk dengan proyek MBG.

Ketua Yayasan Sahabat Almira Indonesia, Humairoh Aziz Alkatiri, menjelaskan Warung Makan Gratis ini bersumber dari sumbangan para donatur yang mempercayakan amanah kepadanya untuk dikelola.

Ia menyebut bahwa salah satu tujuannya mendirikan Warung Makan Gratis ini adalah untuk menghilangkan satu permasalahan hidup orang lain dalam hal memenuhi hak tubuh untuk makan.

Dalam sebuah unggahan video Yayasan Sahabat Almira mengajak semua pihak untuk berpartisipasi demi tetap berlangsungnya aksi kemanusiaan ini.

“Dalam krisis ekonomi dan tingginya harga-harga bahan pokok, kami khawatir bukan karena lelah memasak atau lelah melayani. Tapi persediaan makanan kami mulai menipis” suara dalam narasi video membuka fakta kendala utama yang mereka hadapi.

Warung makan gratis yang menjadi harapan warga mendapatkan makanan yang layak tidak boleh berhenti hanya karena tidak ada biaya.

“Kami tidak ingin suatu hari harus berkata : Maaf hari ini kami belum bisa menyajikan makanan. Itu adalah kalimat yang kami takutkan. Jika hari ini siapapun sedang dilapangkan rizkinya, bantu kami menjaga api dapur  tetap menyala”

Sebuah permohonan bantuan yang tulus kepada masyarakat yang peduli diharapkan bisa memperpanjang aksi sosial yang sudah berlangsung sejak 2021 pasca pandemi Covid. Dan selalu saja ada jalan untuk mempertahankan dapur mereka tetap menyajikan masakan hangat, layak bagi mereka yang sedang kesulitan. (Dprst)

Tinggalkan Balasan