BeritaKesehatanOlah Raga

KOSTI Gelar Pengukuhan Pengurus Baru di Yogyakarta

×

KOSTI Gelar Pengukuhan Pengurus Baru di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Pengurus DPP KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2029 dalam acara Rakernas KOSTI 2026 di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Sabtu (16/5/2026).

Yogyakarta – terasdepok.com | Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) menggelar Pengukuhan Pengurus DPP KOSTI masa bakti 2026–2029 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, Sabtu (16/5). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah program kerja KOSTI ke depan.

Rakernas dihadiri pengurus DPP KOSTI, peserta dari berbagai daerah, serta sejumlah tamu undangan. Agenda diawali registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan, pengukuhan pengurus baru, sambutan, hingga pembahasan program kerja organisasi.

Ketua KOSTI Periode 2026-2029 Purnomo menjelaskan, anggota KOSTI tersebar di 20 provinsi dan 200-an kabupaten kota se-Indonesia. Hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan anggota yang diperkirakan mencapai 40.000 orang.

“Satu komunitas 50 orang di 200 kota kabupaten. Kadang-kadang satu kabupaten bisa ada sekitar di atas 10 komunitas,” ujar Purnomo di Benteng Vredeburg, Sabtu, 16 Mei 2026.

Purnomo mengatakan ada sejumlah pembahasan pada rakernas kali ini. Salah satunya tentang gelaran Pekan Raya Onthel yang akan digelar selama tiga hari. Selain sebagai ajang silaturami antar anggota komunitas, Pekan Raya Onthel ini turut serta menghidupkan UMKM sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya.

“Sebagai gongnya adalah onthel keliling kota. Uniknya di KOSTI ini kalau kita acara ngonthel pakai pakaian adat masing-masing. Termasuk kalau kita di Fornas (Festival Olahraga Masyarakat Nasional) ya, ada event yang namanya pawai dengan menampilkan pakaian adat masing-masing,” kata Purnomo.

Tak hanya di tingkat regional, event KOSTI juga digelar hingga tingkat nasional dan internasional.

“Di bulan Oktober kita juga ada acara Asia Pasifik di Sidoarjo. Jadi kita memang sering gelar acara internasional dan juga kita sering juga diundang. Kebetulan bulan Juni ada acara di Johor. Kita diundang juga dan beberapa perwakilan kita sekitar di atas 20 orang berangkat di di Johor,” ucap Purnomo.

Pelestarian Budaya

Sementara, Koordinator Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Risqi Amrulloh menyebut keberadaan KOSTI ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan kebudayaan sekaligus menggerakkan sektor pariwisata. Hal ini diwujudkan dengan penggunaan atribut kebudayaan pada setiap event KOSTI. Di sisi lain, aktivitas ngonthel keliling kota yang kerap digelar oleh KOSTI bisa turut serta memperkenalkan destinasi wisata yang ada di setiap daerah.

“Seperti acara hari ini di Yogyakarta nanti tanpa disadari kan budaya Yogyakarta akan disampaikan. Kita keliling benteng, museum, dan sebagainya. Ini kan salah satu kegiatan budaya yang secara tidak langsung ikut dilestarikan,” kata Risqi.

Ketua Panitia Rakernas KOSTI 2026 Pramoko Pujinarto menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi organisasi serta memantapkan pelaksanaan program kerja nasional KOSTI. Dalam Rakernas tersebut juga dibahas 10 program utama organisasi yang akan menjadi fokus kepengurusan periode mendatang.

Selain agenda organisasi, kegiatan juga diramaikan hiburan musik di kawasan Benteng Vredeburg pada Sabtu malam. Sementara pada Minggu (17/5), seluruh peserta mengikuti kegiatan “Ngonthel Bareng” mengelilingi Kota Yogyakarta dengan titik start dan finish di Benteng Vredeburg.

Menurut infomasi panitia, Walikota DIY, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG.(K). akan turut hadir sebelum ngonthel bareng.

Salah satu point penting bahwa pelantikan pengurus ini sah dan legal. Dengan pelantikan oleh Kormi sebagai induk organisasi perwakilan pemerintah, SK KumHAM, akta notaris dan hasil Munas Sidoarjo 2025 (Srtm)

Tinggalkan Balasan